If You Love Me More (FF Request/ Special Yesung Birthday)

Title:  If You Love Me More

Author :Lee hyora

Pairing: Yewook

Cast : Ryeowook, Yesung, Hyora, Donghae, Kyuhyun, Sungmin,

Rated: T

Genre: Romance, Friendship

Warning: Yaoi fanfiction. Typo. If you don’t like, don’t read.

*******

“Aku benci bulan ini!” Seorang namja berteriak lantang dari balkon kamarnya. Tidak memperdulikan orang-orang yang menatapnya aneh. Biar saja! Semua orang memang sudah menganggapku aneh kan? pikirnya.

“hufft…menyebalkan.” Kesalnya lagi. Ini bukan dirinya, dia bukan orang yang seperti itu, yang mudah mengutarakan semua keresahan hatinya. Tapi ternyata seseorang yang dicintainya bisa merubahnya menjadi orang lain. Setelah puas menenangkan diri, akhirnya namja itu memutuskan untuk mencari sesorang yang telah memporak-porandakan hatinya.

“hah… andai saja dia masih satu kamar denganku, aku tidak perlu susah-susah seperti ini kan hanya untuk melihatnya.” omelnya lagi.

Sesampainya di depan kamar namja yang begitu dicintainya, ia terdiam. Apa yang akan dilakukannya? Sudah lama ia tak bertemu dengannya?

Yahh…hanya sesekali saat mereka harus perfom di atas stage yang sama.

“Yesung hyung…apa yang kau lakukan?” sapa seseorang pada Yesung, yang membuatnya menoleh dengan malas. Dilihatnya dongsaeng kesayangannya yang nomor tiga itu sedang menatapnya bingung. “hyung… kenapa tidak menjawabku?” namja itu mengguncangkan tubuh Yesung yang masih tak memberikan respon.

Untuk beberapa saat Yesung masih diam, dia bingung.

“Hae-ah, apa wookie…di dalam?” tanyanya akhirnya membuka suara.

“ooh, wookie… kau mencarinya? dia sedang di KBS, hyung. recording buat Immortal Song minggu ini.”  jawab Donghae santai seraya melangkahkan kaki menuju meja makan.

“Sepagi ini dia sudah pergi?” tanya Yesung lagi.

“huum..dia, ba..hkan bangun sejak jam 3 pagi…” Donghae menjawab dengan kesusahan karna mulutnya penuh dengan sereal sarapan paginya.

Yesung ikut tetap bediri di samping Donghae tanpa punya niat untuk duduk disampingnya. Ia memperhatikan sereal yang di makan oleh Donghae dengan lahapnya. “Sereal itu…apa Wookie yang membuatkannya?”

“Ne hyung…kau mau? ini ambil saja…dia membuatkan khusus untukku.”

“anio…aku sudah kenyang.” Yesung memegangi perutnya yang sebenarnya sangat lapar. Sejak semalam ia belum makan, tapi yang diingatnya bukan acara mengisi perutnya malah sibuk mencari Ryeowook. ‘ahh..dia bahkan sudah lupa membuatkan sarapan untukku‘ keluh Yesung dalam hati.

“Ryeowook begitu menyayangimu Hae…” Ujar Yesung sambil berlalu dari hadapan Donghae yang menatapnya heran.

“eh, apa maksudmu hyung?” tanya Donghae dengan volume keras agar Yesung mendengarnya tapi hanya diacuhkan oleh Yesung. “aneh…..euhm” Dongahe meneruskan makannya meski sesekali masih mengawasi tingkah Yesung.

Yesung akhirnya memutuskan untuk masuk ke dalam kamar Ryeowook yang ia tahu pasti tidak di kunci.

Yesung menjelajahi kamar Ryeowook dengan kedua bola matanya. Rapi. Dia suka kerapian di kamar Ryeowook, mungkin karna itu lah ia dulu betah berlama-lama sekamar dengan namja imut itu.

Setelah puas menjelajagi kamar Ryeowook, Yesung tak tahan ingin membuka dan membaca isi di dalam komputer Ryeowook. Dengan lancang Yesung pun membuka salah satu website yang paling sering dikunjung oleh Ryeowook.

Bodohnya Ryeowook dulu pernah memberi tahu Yesung password dari salah satu akunnya.

Yesung yang sudah log-in sebelumnya kini tengah terkikik membaca satu persatu pesan yang dikirimkan Ryeosomnia untuk namjachingunya itu. Ada yang mengirmkan mention dengan bahasa aneh yang membuat Yesung mengerutkan kening, bahkan ada yang menggungakan bahasa korea, tapi begitu susah diartikan.

“Ryeowookkie..lihatlah, semua mention ini. Apa kau tak pernah membacanya satupun?” gumam Yesung.

Ada yang sedikit menarik perhatian Yesung ketika membaca semua pesan yang tertuju untuk Ryeowook.

“Lee Hyora…?” Lagi-lagi Yesung mengernyitkan dahi membaca semua mention yang dikirimkan seorang yeoja itu untuk Ryeowok. Tapi setelahnya Yesung hanya bisa tertawa membaca semua keluhan salah satu Ryeosomnia itu.

“@ryeong9 oppa…did you have a breakfast? eat well oppa…”

“@ryeong9 yaak!! Kim Ryeowook… you made me crazy! stop spinning in my mind!!”

“@ryeong9 oppa, help me. what should I do? aahh ..”

@ryeong9 oppa…babo -___-“

“@ryeong9 oppa.. i want to make a confess, i love you, but i love Donghae oppa now, more than you!”

“hahaha.. sepertinya Ryeosomnia yang satu ini sudah begitu frustasi karnamu Ryeowookkie, ahh..seharusnya kau membalas setiap mention mereka untukmu.” ujar Yesung. Memikirkan nasib yeoja yang bernama Hyora itu, membuatnya mengingat tentang dirinya sendiri yang sering diacuhkan Ryeowook akhir-akhir ini. Yesung merenung, ditatapnya langit yang terlihat dari balik jendela kamar Ryeowook. Ia merindukan sosok Ryeowook saat ini.

Yesung kembali menmperhatikan layar komputer Ryeowook, sebuah mention kembali muncul. Dan mention itu begitu mengejutkannya.

“@ryeong9 oppa…!! do you remember??? This is almost close on 24 August. it was Yesung oppa’s birthday! yeeayy .. I was waiting for him. you’re too right? do you have prepared a gifts for him? “

Yesung membelalakkan mata ketika Hyora mengingatkan Ryeowook tentang hari ulang tahunnya. Yeoja ini, ahh… buru-buru Yesung membuka ponsel dan log-in menggunakan akunnya sendiri. Ia mengecek semua mention yang di terimanya. Ternyata Hyora juga mengiriminya sebuah mention.

“@shfly3424 morning oppa… ahh, can’t wait for your birthday, i always pray for you oppa.. don’t ever change..saranghae ^^ “

Yesung tersenyum melihat satu persatu mention yang diterimanya, tapi entah mengapa ia begitu suka melihat mention yang dikirmkan Hyora untuknya. Karna gemas, Yesung pun membuka akun salah satu Ryeosomnia itu.

“kenapa memasang foto Donghae dan Ryeowook sebagai avatar, kau itu bukan Yewook shiper ya?” Yesung mengerucutkan bibirnya. “tentu saja ia memasang foto Donghae, dia bilang dia juga mencintai Donghae… apa-apaa dia itu?” gerutu Yesung tak jelas.

Meskipun begitu tangannya gatal untuk mengirimkan sebuah pesan ucapan terimaksih, yah.. hanya sebuah kalimat singkat itu untuk Hyora.

“@lhyoraa hyora-ssi..terimaksih sudah memperhatikanku.^^”

Ia berpikir sejenak apakah ia benar-benar akan mengirimkan pesan itu. Tidak akan ada yang tahu. Yesung menekan tombol send. Senyum terkembang di bibirnya. Kenapa ia berubah gugup menunggu bagaimana reaksi yeoja itu nanti. Dan setelah lama menunggu, akhirnya inbox di akunnya itu pun menerima sebuah pesa.

@shfly3424 kyyyaaa…oppa! it’s you?omoo… ini benar-benar kau oppa? kau mengirimiku sebuah pesan?  i want to hug you, can i?^^”

Begitulah cara bagaimana Yesung mengenal Hyora. Hari-hari Yesung tak lagi sepi, tanpa kehadiran Ryeowook. Apa dia melupakan Ryeowook? Tentu saja tidak… Hampir setiap hal yang dibahasanya dengan Hyora adalah sesuatu yang berhubungan dengan Ryeowook. Hyora benar-benar bisa mengerti bagaimana perasaan Yesung yang sering merasa suntuk setiap ditinggal Ryeowook pergi.

**********

Yesung duduk terpaku memandang Ryeowook yang berjalan mondar-mandir di depannya. Sampai-sampai ia ikut pusing karnanya. Sebentar-sebentar dia ke kamar Kyuhyun, semenit kemudian membantu Sungmin bersiap-siap ke Sukira, sekarang malah kembali lagi ke lantai atas menemui Donghae, menyiapkan makanan untuknya.

Yesung mendesah kesal, sama sekali Ryeowook tak memperhatikannya.

“haaahh…selalu aku jadi yang terakhir…” gumamnya. Ia beranjak dari duduknya, memilih berdiam diri di kamarnya. “bahkan melihat ke arahku saja dia tidak.”

Namja bermata sipit itu menerawang jauh. Ia ingin seperti dulu lagi, memiliki Ryeowook seutuhnya. Tanpa disadarinya ia melamun lebih dari setengah jam lamanya, sampai tak tahu seseorang mengetuk pintu kamarnya.

“hyung….apa aku mengganggumu?” suara tenor Ryeowook terdengar di balik pintu.

“anio..” balas Yesung malas, keinginannya untuk bersama Ryeowook sudah pudar.

“hyung… apa kau sakit?” Ryeowook mendekatkan tubuhnya ke tubuh Yesung. Tangannya bergerak menyentuh kening Yesung. Ryeowook mengerucutkan bibirnya karna Yesung sama sekali tidak sakit. Suhu tubuhnya normal. Tapi kenapa Yesung terlihat murung.

“Hyung… kau kenapa?” Ryeowook mendekatkan tubuhnya lebih dekat.

“aku hanya merindukan seseorang…” Pancing Yesung, berharap Ryeowook menyadari bahwa dialah orang yang di rindukan nya. Dimana ia bisa menaruh harga diri nya lagi jika ia dengan gampangnya mengatakan jika ia merindukan namja kecil di depannya itu.

“nuguya…?” Tanya Ryeowook penasaran. Yesung menghela nafas, semakin gemas karna Ryeowook masih tak menyadarinya.

“DDAKOMMA..!” Teriak Yesung kesal.

“mwo? kau merindukannya..? seharusnya kau tak melelangnya hyung…” Dari suaranya  terdengar Ryeowook menyesali keputusan namjachingunya itu dulu melelang kura-kura kesayangannya, jika tahu akan seperti ini jadinya. Tapi melihat wajah polos Ryeowook, Yesung bukannya senang tapi malah semakin ingin menjitak namja itu. Dikepalkan tangannya berusaha memendam amarah.

“aissh…besok-besok aku harus melelang satu orang lagi!”

“me..lelang o..rang? maksud hyung?”

“Lupakan…!” Yesung berjalan keluar kamar menghindari malapetaka yang akan terjadi kalau dia masih di ruangan yang sama dengan namja babo seperti Ryeowook itu. Sedang Ryeowook yang sudah terlalu letih dengan rutinitasnya setiap hari sudah tidak sanggup lagi berpikir apa yang menyebabkan Yesung sepertinya murka padanya. Ryeowook hanya bisa menatap pintu dimana Yesung menghilang dari pandangannya.

*********

Ryeowook berjalan gontai dari dorm-nya di lantai 12 ke lantai 11, dia butuh seseorang saat ini untuk menemaninya. Ia merindukan suasana di lantai 11, dan tentunya kamarnya yang lama. Atau mungkin bisa di bilang di merindukan teman sekamarnya dulu.
Ryeowook mengedarkan pandangan mencari orang yang dicarinya.

“Kenapa berdiri saja di pintu? Seperti orang aneh saja…” Kyuhyun yang mengetahui kedatangan Ryeowook memerintahkannya untuk masuk.

“Dimana para hyung yang lain…?” Ryeowook menarik sebuah kursi di ruang makan dan mendudukkan dirinya disana, menopangkan kepala memperhatikan apa yang Kyuhyun kerjakan.

“Kalau Yesung sepertinya sedang ada di kamarnya, mungkin chatting dengan dongsaeng barunya… kalau yang lain semua sibuk.” Kyuhyun memberikan sebuah gelas penuh cola kepada Ryeowook yang baru saja diambilnya dari lemari pendingin, dan meminum bagiannya sendiri.

Ryeowook mengernyitkan keningnya heran. Dongsaeng baru? Yesung memiliki dongsaeng baru dan dia tidak tahu. “Dongsaeng baru? siapa?” Tanya Ryeowook penasaran.

“kau tidak tahu..? Kau itu namjachingu macam apa? bahkan aku, Sungmin, dan juga Donghae sudah dikenalkan oleh Yesung. Kau itu kau terlalu sibuk… sampai-sampai kau tidak tahu siapa saja yang dekat dengan orang aneh satu itu sekarang ini!”

Mendengar penuturan Kyuhyun, Ryeowook menerawang jauh. Sudah berapa lama memangnya dia jauh dari Yesung. Dan dongsaeng baru Yesung itu siapa? dia harus tahu. Dengan segera Ryeowook bangkit dari posisi duduknya dan berlalu dari hadapan Kyuhyun menuju kamar Yesung.

“Hyung…” Tegur Ryeowook sesaat setelah masuk ke kamarnya dulu dan duduk di belakang Yesung yang tengah menghadap ke komputer.

“euhmm…apa?” jawab Yesung singkat masih fokus pada layar komputernya. Sesekali ia tersenyum atau tertawa sendiri membaca tulisan-tulisn di layar komputernya itu. Ryeowook yang merasa diacuhkan akhirnya berdiri tepat di belakang Yesung, mengintip apa yang dibaca yesung sehingga mengacuhkannya itu.

“Hyung… kau, sibuk apa sih?”

“tidak ada…hanya sedang chatting dengan dongsaengku ini.”

“Dongsaengmu…siapa? Jongjin?”

“Bukan…tapi Hyora.”

“Hyo…Hyora? siapa dia? kenapa bisa menjadi dongsaengmu?” Ryeowook tak bisa berhenti untuk penasaran.

“Lee Hyora, dia itu Elf, kau tahu…ngobrol dengannya itu mengasyikkan, apalagi yang aku bahas dengannya tentang seseorang yang “Menyebalkan” selalu nyambung..”  Yesung memberi penakan saat menyebut kata menyebalkan yang dia tujukan pada Ryeowook. Tapi seperti biasa Ryeowook tak sadar bahwa orang yang Yesung maksud adalah dirinya sendiri.

“Hyung…” Ryeowook yang melihat Yesung sepertinya sedang senang akhirnya memutuskan untuk pergi dari kamar itu, tak ingin terus mengganggunya. Padahal ia ingin bermanja-manja pada hyung yang dicintainya itu. Tak menemukan ketenangan di lantai 11, Ryeowook-pun kembali ke lantai 12, ia ingin menangis di kamarnya karna tak diperhatikan Yesung lagi.

********

Malam itu Sungmin baru saja pulang dari Sukira, saat menemukan Yesung duduk terpaku di sebuah sofa menghadap sebuah televisi. Tatapannya begitu kosong, seperti orang yang baru saja bertemu dengan hantu. Sebenarnya ia tak berani mengusik ketenangan hyung nya yang satu itu.

“Hyung…” Panggil Sungmin menepuk pundak Yesung pelan. Tepukan pertama Sungmin tak berhasil menyadarkan Yesung, sehingga memaksa Sungmin untuk memukulnya lebih keras lagi. “Hyung!”

“ap..pa?” Akhirnya Yesung merspon panggilan Sungmin tanpa ekspresi apapun diwajahnya. Sungmin langsung saja memundurkan tubuhnya takut.

“Hyung…kau memikirkan apa? sampai tampangmu kusut begitu?” Sungmin memeberanikan diri di samping Yesung.

“Tidak ada…hanya membiarkan pemikiran bodohku berkembang, humm…” Yesung menghelas nafas berat. Diliriknya jam dinding diruangan itu yang sudah menunjukkan jam 2 pagi. Ahh… ia jadi teringat pada namja yang sangat dicintainya itu. Dia pasti lelah sekarang. “Apa dia sudah pulang? apa dia sedang istirahat sekarang?”

Jelas sekali kekhawatiran di wajah Yesung, dan itu membuat Sungmin tersenyum. Jarang sekali hyung-nya ini menampakkan kasih sayangnya pada Ryeowook di depan semua orang. “Hyung..kau begitu mencintainya. Kenapa tidak bisa kau tunjukkan langsung rasa sayangmu itu padanya.. kenapa harus menunggu Ryeowook yang memulainya. Dia sendiri pasti bingung kan bagaimana caranya? Kenapa harus kau yang manja sih…?”

“aku hanya minta diperhatikan sekali ini saja. Aku hanya ingin dia mengingat hari ulang tahunku…itu saja.” Yesung membela diri, masih tidak terima disebut manja. Ia melirik ke arah Sungmin yang terus memandanginya aneh. “Apa itu salah?”

“Tidak ada yang salah sebenarnya..humm, aku juga akan begitu kalau Kyuhyun mulai tak memperhatikanku…”

“benarkan..benarkan, kau sendiri seperti itu..”

“Tapi kau jahat sudah membuat Hyora menjadi orang ketiga diantara kalian..” Sungmin memajukan bibirnya tak terima dongsaeng yang disayangnya itu jadi kena imbas masalah yesung dan Ryeowook.

“Aissh…kalau masalah hyora, malah dia sendiri yang bilang akan membantuku membuat Ryeowook kesal. Suatu hari nanti aku akan memperkenalkan nya dengan Ryeowook!” janji Yesung mantap. “tentu saja setelah membuat Ryeowook sadar bahwa ada aku yang selama ini menantinya.’

*********

“huwaaa….kyeopta! lucunya…!!!” Seseorang bersorak girang dari dalam sebuah kamar, membuat Ryeowok menghentikan langkahnya. Suara itu berasal dari kamar Sungmin dan Kyuhyun. Dan itu adalah teriakan Sungmin Hyungnya. Bukan nya mencari tahu apa yang terjadi pada Sungmin, Ryeowook malah takut dan beringsut duduk di sebuah sofa di ruangan tengah dorm-nya. Ia terus melirik ke arah kamar itu hingga akhirnya Kyuhyun yang keluar dari kamar itu.

“Hyung! hentikan semua itu, aissh…kau dan dia sama saja!” Kyuhyun membanting pintu kamarnya dan berjalan ke arah sofa tempat Ryeowook duduk. Ia menghempaskan badannya tepat disamping Ryeowook dengan wajah tertekuk.

“Kyu…hei, Kyu…kau kenapa??” Ryeowook mencolek-colek lengan Kyuhyun dengan takut, takut kalau amarah Kyuhyun nanti berimbas padanya juga. “Kau dan Sungmin hyung sedang tidak mabuk kan?” Ryeowook mengendus bau tubuh Kyuhyun, seperti yang dia tahu, Sungmin dan Kyuhyun sering minum wine berdua dan mengunci kamar mereka. Sesuatu bisa saja terjadi kan kalau mereka sedang mabuk.

“Ini semua gara-gara kau!” Sungut Kyuhyun memberikan Death-glare ke arah Ryeowook.

“Mwo? Gara-gara aku? Apanya? jangan asal!” Ryeowook tersentak dan tanpa sengaja menjitak Kyuhyun, membuat Kyuhyun yang sudah emosi semakin  murka.

“Yak!! kenapa menjitak ku!” Kyuhyun mendorong tubuh Ryeowook dan hampir saja namja itu terjengkang ke belakang. Untung saja Ryeowook berpegangan pada sandaran sofa.

“Ini semua memang salahmu! andai kau tak mengacuhkan Yesung beberapa hari lalu, si kepala besar itu takkan berkenalan dengan Hyora… dan sekarang, gara-gara Yesung, Sungmin juga jadi dekat dengan Hyora! Kau lihat, tadi saja Sungmin berteriak senang hanya karna Hyora mengiriminya gambar yang lucu! Apaan! Cuma gara-gara itu Sungmin mulai mengacuhkanku juga! aisshh… tidak bisa dibiarkan! Sungmin itu hanya milikku!!!” Kyuhyun murka, Ryeowook seperti bisa melihat api neraka berkobar di sekitar tubuh Kyuhyun, hingga ia tak berani menyela namja itu.

Ryeowook memundurkan sedikit tubuhnya menjauh dari Kyuhyun, takut terkena amarah Kyuhyun lagi. Kyuhyun yang mulai bisa tenang menarik dan membuang nafas untuk menghilangkan kekesalannya. Ia mendelik ke arah Ryeowook yang sedari tadi diam.

“Neo! kau seharusnya jangan membiarkan Yesung berpisah terlalu lama dari Hyora, kalau kau sampai benar-benar melaksanakan niatmu untuk menjauhkan Yesung dari Hyora, tamat riwayat mu Kim Ryeowook!”

“A…apa maksudmu aku harus membiarkan Yesung hyung dan Hyora bersama? Andwae… Yesung hyung juga adalah milikku, kenapa aku harus merelakan Yesung untuk Hyora??” Ryeowook berteriak tak kalah kencangnya dengan Kyuhyun, tak terima jika harus membiarkan Yesung terus berdua dengan Hyora.

“Tentu saja kau harus melakukan itu. Jika tidak nasibku dan Sungmin akan menjadi taruhannya. Hyora akan mendekati Sungmin, dan aku…”

Kata-kata Kyuhyun terhenti ketika suara Sungmin kembali bergema lagi di dorm mereka.

“Kyaaa…Hyora, itu lucu sekali!haha…kirimkan oppa lagi gambar seperti tadi!!! Kyu benar-benar lucu di gambar itu…hahaha..”

Teriakan Sungmin membuat Kyuhyun dan Ryeowook saling berpandangan. Lagi, Kyuhyun merasa jengah dengan semuanya.

“Ya!! Kim Ryeowook. Camkan kata-kataku tadi! Kau harus membuat Yesung dekat lagi dengan Hyora! kau jangan mengganggu mereka..!!” Kyuhyun memperingatkan Ryeowook bahwa ia akan melakukan sesuatu yang buruk jika Hyora semakin jauh dekat Yesung dan dekat dengan Sungmin.

“Hyung….hentikan itu, dan bermainlah denganku..Sungmin hyung…” Rengek Kyuhyun saat ia masuk kembali ke kamarnya.

Ryeowook masih berdiam diri di posisi semula. Ia bergantian menatap kamar Yesung dan kamar Kyumin. Kenapa harus dia yang merelakan hubungannya dan Yesung untuk membuat Kyuhyun-Sungmin bahagia. Sejak ia mulai mengajak Yesung berbicara, Yesung memang mulai bersikap baik lagi padanya, tapi itu juga tak membuat namja yang dicintainya itu lupa tentang Hyora. Susah payah ia membuat Yesung kembali memperhatikannya, tak mungkin ia segampang itu merelakan Yesung dengan yeoja manapun.

Flashback on

“Ryeowook-ah…” Tegur Yesung hangat. Ia masuk ke kamar Ryeowook dan melihat-lihat keadaan kamar itu yang sangat berantakan. “kenapa kamarmu seperti habis terkena badai?”

“hyung…kau kemari?” Ryeowook tersenyum senang menatap namja di depannya, Yesung si aneh yang sering dirindukannya itu.

Yesung pun tersenyum balik, diperhatikannya Ryeowook dari atas sampi bawah. “kau rapi sekali..kau mau kemana?”

“aku harus recording immortal song lagi hyung… doakan aku menang minggu ini, ne?” Rajuk Ryeowook seperti anak kecil pada Appa-nya.

“heum.. pasti hyung akan selalu mendoakan mu chagi, bernyanyilah dari hatimu…” Nasihat Yesung, dielusnya pipi Ryeowook memberi ketenangan agar Ryeowook tak gugup lagi. Seperti menerima sengatan listrik, Ryeowook bergetar mendapat sentuhan halus dari Yesung. Ia langsung memeluk namjcnhingunya itu.

“Hyung akan meminta seseorang nanti untuk mengirimu makanan ke studio KBS, jaraknya tidak terlalu jauh kan dari cafe Eomma…” Yesung mengangkat kepalanya, berpikir apa harus ia saja yang mengantar makananan itu, sekalian melihat Ryeowook dan menyemangatinya.

“Apa tidak merepotkan?”

“Ani..chagiya, hanya makanan, jadi tidak merepotkan sama sekali….” Jelas Yesung, tangannya terus mendekap Ryeowook. “Ahh…kalau kau menang, tanggal 24 agustus nanti hyung akan mentraktirmu…apalagi karna itu adalah hari specialku!”

“Tanggal 24? memangnya ada apa ditanggal itu?”

“kau tak mengingatnya…?” Hati Yesung mencelos mengetahui Ryeowook lagi-lagi lupa hari ulang tahunnya. Aissshh…padahal sudah bertahun-tahun mereka bersama.

“ahh…iya aku ingat. Tanggal 24 nanti kau ada acara kan di H&G! benarkan hyung?”

“Heum…” Angguk Yesung tak mau memperpanjang pembicaraan yang mulai merusak mood nya lagi. Yesung melepaskan pelukannya dan berjalan kearah tempat tidur dan duduk disana sambil memainkan ponselnya. Ryeowook sama sekali tidak sadar dengan perubahan sikap Yesung, dan ikut duduk di samping vocalist utama di super junior itu.

“hyung.. kenapa serius sekali sih?” Lagi-lagi namja bersuara tenor itu penasaran dengan yang dikerjakan Yesung.

“Hanya mengirimi Hyora sebuah pesan…” Jawab Yesung masih sibuk dengan kegiatannya. Tak memperdulikan wajah Ryeowook yang mengkerut (?) karna mulai tak di perhatikannya lagi.

“Kenapa Kau suka sekali bersamanya hyung…?”

“Karna dia manis dan penurut, dia juga selalu ada buat hyung… dan selalu ingat semua hari special Hyung.” sindir Yesung habis-habisan. Semoga saja Ryeowook terpancing dan ingat dengan hari ulang tahunnya. Tidak mungkin kan dia terang-ereangan bilang kalau tanggal 24 agustus adalah hari ulang tahunnya.

“Kenapa belum berangkat?”

“Aa…aku, iya, ini juga mau berangkat…” Sedikit tersindir dengan semua kata-kata Yesung, Ryeowook mersakan sakit di sudut hatinya. Dia sadar dia terlalu sibuk dengan dunianya sendiri, tapi bukan berarti dia tidak ingin selalu bersama Yesung. Ryeowook masih berdiri disana di depan Yesung, belum mau pergi dari sisi Yesung.

“Aku pergi hyung…” Ryeowook menghembuskan nafas pasrah, dan berjalan keluar dengan tak bersemangat.

Flashback off

Mengingat semua itu, ryeowook semakin kesal saja. Selalu saja dia dibanding-bandingkan dengan Hyora. Aishh… menyebalkan. Ia berjalan ke arah kamarnya sambil menghentak-hentakkan kaki kesal. Donghae yang melihat Ryeowook yang sepertinya sedang kebakaran jenggot itu mencegat dongsaeng kesayangannya itu saat mau masuk ke dalam kamarnya.

“Dia harus ku singkirkan dari sisi yesung hyung…!” Gerutunya.

“kau kenapa Ryeowook-ah?” Donghae begitu mencemaskan Ryeowook, tak pernah ia melihat Ryeowook seperti itu sebelumnya, kecuali saat dulu ia merusak komputer milik Ryeowook. “siapa yang ingin kau singkirkan?”

“Jangan mencegatku hyung..aku sedang marah. aku sedang ingin mencari ide untuk menyingkirkan Hyora…!” Tatapan mata Ryeowook berkilat-kilat, dia benar-benar tak tahan sekarang. (#getok Ryeowook! enak aja menyingkirkan aku!!huh…gak bisa =p).

“Apa maksudmu mau menyingkarkan Hyora!! langkahi dulu mayat hyung…” Tanpa aba-aba apapun Donghae langsung menjitak Ryeowook dan melototi namja babo itu. “Dia adalah dongsaeng kesayanganku juga..kau jangan macam-macam…”

“Hyung…kenapa kau membelanya juga?” Ryeowook mau menangis karna tak ada satupun orang yang berdiri di pihaknya. Dipijatnya pelan bekas jitakan Donghae tadi.

“Kalau kau mau Yesung hyung kembali memperhatikanmu..kau seharusnya juga lebih perhatian juga pada nya. Jangan menyalahkan orang lain kalau kau kehilangan dia, dalam satu hubungan kau setidaknya harus tahu apa saja yang sedang dipikirkan dan diinginkan pasanganmu..hah, kau harus belajar lebih mencintainya lagi Ryeowook-ah..” Donghae memberikan nasihat yang sangat panjang kepada Ryeowook, walau sebenarnya dia juga tidak tahu dari mana asalnya kata-kata yang ia ucapkan tadi.

“Hyung…”

“Apa?” Donghae yang tadi memikirkan ulang ucapannya kini menatap Ryeowook aneh. Dan terperanjat kaget saat Ryeowook tiba-tiba memeluknya. “Gomawo hyung..untuk nasihatmu.” Donghae tersenyum senang karna telah membuat dongasaeng kesayangannya ini mengerti. Ia balas memeluk dongsaengnya itu dan menepuk-nepuk punggungya.

*********

Ryeowook melangkahkan kakinya dengan senang, malam ini ia ingin mengajak seseorang untuk jalan-jalan, atau sebut saja ini acara berkencan. Senyum terus tersungging diwajah manisnya. Mungkin seharunya orang itu laha yang mengajak Ryeowook terlebih dulu, tapi karna malam ini, adalah malam specila dan takkan terulang, maka dari itu dia yang berinisiatif terlebih dulu. Anggap saja ini adalah permintaan maaf karna sering melupakan tanggal kramat bagi orang itu.

“Yesung hyung…ayo kita jalan-jalan…!” Ajak Ryeowook tanpa basa-basi terlebih dulu saat ia sudah di hadapan Yesung.

“Mwo? jalan-jalan…? ini sudah malam Ryeowook-ah. Dan lagi..apa kau tidak lelah? Kau istirahat saja…” Tolak Yesung halus walau dia juga ingin menghabiskan malam ini bersama kekasihnya itu. Tapi melihat wajah kuyu Ryeowook ia jadi tak tega membiarkan Ryeowook terus-tersan terkena angin malam. Yesung takut nantinya dia akan sakit.

“Ayolah hyung… kau selalu punya waktu untuk pergi makan dengan Shindong hyung, belanja dengan Teuki Hyung, masa…hanya menemaniku jalan-jalan tidak mau…” Ryeowook menarik-narik lengan Yesung, memaksa Yesung menuruti permintaannya.

“Ne..ne, baiklah…kajja!” Yesung menyambar jaketnya dan menggandeng tangan Ryeowook berjalan penuh semangat.

Mereka menyusuri jalan di kota Seoul sambil sesekali bergandangan tangan mesra. Tak lupa mereka memakai alat penyamaran, tentu saja tak ingin ada fans yang tiba-tiba mengenali mereka dan merusak kencan mereka.

“Ayo ikut hyung…” Yesung menarik tangan Ryeowook. Selama perjalanan ia tak pernah sekalipun melepaskan tangan Ryeowook. Ia membawa Ryeowook ke atap sebuah bangunan. Tinggi bangunan itu mungkin tak setinggi Namsan Tower, tapi dari atap sana mereka bisa melihat pemandangan cantik lampu-lampu di kota Seoul. Dengan semilir angin malam yang memaksa mereka untuk merapatkan diri.

Yesung suka mengahabiskan waktu disana jika ia punya waktu luang. Kini kedua tidur terlentang di lantai balkon paling atas gedung itu memndang langi gelap yang dihiasi bintang dan bulan. “Ryeowook-ah.. kau tahu bintang yang paling kecil disana, yang berkelip-kelip seperti sedang tersenyum, itu adalah dirimu… dan bintang yang satunya, yang berpendar terang dengan gagahnya itu adalah hyung.”

“Kenapa bintangku kecil…?” Ryeowook berujar tak terima.

“Tentu saja karna kau kecil…!” Yesung mencubit pipi Ryeowook gemas. “Tidak adil!” sungut Ryeowook balik membuat Yesung tak tahan untuk menahan tawa.

“Hahaa…memang sepantasnya kau itu menjadi bintang kecil itu yang harus dilindungi olehku!” Kata-kata Yesung asal tapi mendengarnya Ryeowook langsung tersipu malu. “Hyung…”

“Hyung sangat mencintaimu Ryeowook-ah… maafkan hyung selama ini malah mambuatmu bingung dan sakit.” Yesung meletakkan kedua tangannnya di bahu Ryeowook, meminta namja itu melihat ke dalam mata sipitnya.

“Hyung.. aku juga, sanggt mencintaimu… Saengil Chukae hamnida Hyung…” Ryeowook menghambur ke dalam pelukan Yesung dan mengucapkan kata-kata yang paling ditungu yesung malam ini. “Kali ini.. aku yang jadi orang pertama yang mengatakannya kan?” Goda Ryeowook.

“Ne chagi…Gomawo, sudah meningat hari ini…terimaksih banyak.” Yesung terharu dan semakin dalam mendekap Ryeowook seakan tak ingin tubuh merka terpisahkan lagi. Dilonggarkannya sebentar pelukan itu dan menunduk mendekatkan bibirnya pada bibir Ryeowook, menciumnya dalam. Ketika kedua mata mereka bertemu, Yesung lagi-lagi tersenyum senang, dan mencium kening Ryeowook lalu membawanya ke dalam pelukannya lagi.

“Hangat…” Lirih Ryeowook.

“apanya?”

“pelukanmu hyung…”

“hahaa..kau itu. Benar-benar manis jika merajuk seperti ini.” Tangan Yesung gatal mengacak-ngacak rambut Ryeowook.

“Hyung… kenapa suka sekali mengacak rambutku…” Dengan bibir manyun Ryeowook membenarkan lagi tatanan rambutnya. “hyung.. tidak mengingat Hyora? tumben sekali..?” Sindir Ryeowook dengan senyum jahil.

“Dia sudah mengucapakan selamat untuk hyung tadi…?”

“Mwo? kapan? secepat itu.. dia benar-benar Clouds yang rajin…!”

“hahaa… clouds, dia bukan Clouds chagiya… dia itu Ryeosomnia!” Yesung tertawa keras karna Ryeowook mengira Hyora adalah salah satu fansnya.

“Heh? dia Ryeosomnia??” Kaget Ryeowook. Jadi selama ini dia memusuhi fans-nya sendiri. =>(kau memang babo oppa!)

“Kau tahu Ryeowook-ah.. dia yang membantu ku, Sungmin, Donghae, dan Kyuhyun untuk membuatmu kesal,keke.. tapi dia juga yang sering menyadarkan hyung, kalau kau mencintai hyung… mengingatkan kalau hyung harus bersikap baik juga padamu. Dia benar-benar dongsaeng yang manis. Satu lagi dia itu pengagum beratmu…” Yesung mencubit-cubit lagi pipi Ryeowook yang sedikit melamun itu.

“Hyung… padahal selama ini aku sering cemburu dan marah padanya….'” Sesal Ryeowook.

“Ahh…aku jadi ingat. Kau harus berterimakasih padanya….kau harus mengiriminya sebuah pesan dia pasti akan sangat senang!” Yesung menyodorkan ponselny kepada Ryeowook, memintanya mengirim pesan kepada Hyora.

“Kenapa kau begitu memperhatikannya?”

“Itu karna  Sabtu besok adalah hari spesialnya!”

“Mwo? Bahkan ulang tahun kalian hanya berbeda satu hari..benar-benar daebak!kekeke…” Ryeowook kini fokus mencari nama Hyora di di daftar follower Yesung.

“Karna itu..sudah kubilangkan, dia dongsaeng kesayanganku…” Bangga Yesung. (harusnya aku yang bangga oppa, keke…=p)

“Sudah..aku sudah mengiriminya pesan!” Ryeowook mengembalikan ponsel yang dipegangnya itu ke pemiliknya yang sebenarnya. Senyum terkembang kembali diantara keduanya. “aku senang kita mengenalnya hyung… karna dengan adanya Hyora, aku jadi sadar betapa aku mencintaimu hyung. Mulai sekarang aku akan belajar lebih mencintaimu lagi.”

“Ryeowook-ah…hah, oppa juga akan belajar lebih mencintaimu… kemarilah.” kembali kedua nya berpelukan, menutupi dinginnya malam ini. berkali-kali Yesung mendaratkan senyuman dibibir namja mungil didalam dekapannya itu. Menikmati malam yang takkapn pernah ia lupakan. Menghabiskan malam ulang tahunnay berasama Ryeowook yang dicintainya.

———–

@lhyoraa to @@shfly3424 oppa!!! saengil Chukae hamnida…yeeayyy!!! apa kau sdang bersama Ryeowook oppa? huwa…chukae oppa..#opps.. aku takkan mengangu kalian…^^ selamat bersenag-senang oppa….

@shfly3424 to @lhyoraa Gomawo changi… sebulan ini sudah menemani oppa, chukae juga untukmu…^^

@ryeong9 to @lhyoraa Anyeong… Hyoraa-ssi ^^

@lhyoraa to @ryeong9 oppaaaa????kyaaa…. #speachless…#kejang-kejang, #pingsan berdiri.

@ryeong9 @shfly3424 @imSMl @GaemGyu @donghae861015 to @lhyoraa Hyoraaa….waeyo? #toktok…

END

Ini namanya FF Khyalan tingkat tinggi,keke… Saengil chukae hamnida Yesung oppa ku sayang…Saranghae…

Yang mampir dan baca, jangn lupa comentnya…^^

23 thoughts on “If You Love Me More (FF Request/ Special Yesung Birthday)

  1. UUWWAAAAAAAAAAAA……………………eonnie!! aku malah nyesek geni bcnya,hiks ketawa jg!!hm, jd inget, katnya wook smlm bls slah satu mention elf yha?ahh, aku gk prcya diTL wook jg gk da siy…kyaaaaaaa….. Keren eon! Daebaakk!!hm, hri sabtu eon ultah?hihihh^^

  2. huwaa…
    sambil ketawa” aku baca ff kamu nih chingu..
    lucu bnget..
    aku gak syok kok chingu baca nya..hahaa *plak
    aku doain semoga mention chingu suatu saat dbls ama ryeowook oppa..
    aminnnnn..hahaa

    kamu sabtu ultah yah chingu??

    keep writing chingu..🙂

  3. #sigh.apa ini???ngeksis mulu kamu.hahahaha…

    eh,bukannya kura2 yeppa tu di sumbangin ya,bukannya di lelang?kkk..klo yeppa mo ngelelang wook,aq mau beli dong.q tawar harga tinggi (rp10rb,kya minnie.kkk…)

    no koment.pusing aq.hahaha..itu klo kmu kejang2,sbelum pingsan kasih tau aq ya.biar q siapkan kaos kaki hyukppa dlu bwt bangungin kmu ntar.hahahaha…#kabuurr

  4. Huwwaaaaaaaaaaaa….ff mu daebak eonie aq baca ampe ngakak tdur”an baca’a…hhaha
    ahh tpi appa itu drimu jd saeng kesayangan haeppa,umin,wookppa n yeye..huhh itu tak akan trjadi arraso…hoho
    oia req aq inget ne nae eonie…hhehe

  5. Huahahaha… Baru kali ini baca ff yang ceritanya bikin Wook jadi orang babo full 1 cerita….wkkkk. Untungnya msh diberi kesadaran jg akhirnya… Wook… Wook… #geleng2sambilngelusrambutWook
    Ini kamu ngeksisnya ga kira2…wkkk. Bener2 ff khayalan tingkat dewa…wkkk. Oppa2nya pilihan lagi😀
    Udah ah… Ga tahan aq dr td ketawa terus…mpe sakit perut q😀

  6. Huahahaha… Baru kali ini baca ff yang ceritanya bikin Wook jadi orang babo full 1 cerita….wkkkk. Untungnya msh diberi kesadaran jg akhirnya… Wook… Wook… #geleng2sambilngelusrambutWook
    Ini kamu ngeksisnya ga kira2…wkkk. Bener2 ff khayalan tingkat dewa…wkkk. Oppa2nya pilihan lagi😀
    Udah ah… Ga tahan aq dr td ketawa terus…mpe sakit perut q😀
    Nanti ff req q ada yg ngeksis jg ga tu?😀

  7. aigoo ryeowook bikin gemes, masa lupa sama bday nya yesung? ckck.. aku juga lupa sih #buagh keke😄

    itu kenapa hyora nya ga dimunculin aja? dateng gitu ke dorm nya suju buat ngerayain ultah yesung, hihi. well, nice ff unnie~ ^^b

  8. Saengil chukkae eonnie…^-^
    moga sehat slalu,pnjang umur,tmbh yeppeo,n moga ff’y lnggeng ya…
    SARANGHAE YONGWONHI EONNIE…!!!
    Di rayain dmn neh eon? D dorm Suju eoh? Hehehe skali lg saengil chukkae ne…

      1. InsyaALLAH ntar dh eon..hehehe
        pngen tau Q eoh?? Byangin z muka Wook n Kyu klo d gabung..tu lah muka Q eon..hehe
        idiiih…eonnie ma Yesung z dh,biar Wook ma Q…*wook mendukung

  9. annyeong… tok tok tok…
    atik datanggg *gelar karpet merah* hahahaha
    apa ini???
    yaaakkk unnie…ini ff prtama yg aku coment knpa unnie ngeksis sekaleee disini -____-
    pertamanya mianhe baru bisa coment ff unnie *pengakuan dosa bekas siders* *nyengir*
    dan ini lagi galau2nya suami saya (re:yeppa) mau wamil,baca ff bwt pengalihan tp apa ini ffnya unnie ngeksis #pout
    kkk…
    ah baby wook knpa g peka bgt itu jd orang #getokinwook..
    yeppa mw ngelelang wook eoh???
    ini yg bikin ngiri unnie bisa sedeket itu masa sma oppadeul >.<
    yg terakhirnya so sweet sekali itu,pengennn… :p
    over all ff nya keren,sukses mengalihkan prhatian dr suami yg mw wamil mskipun ngabisin satu ff lama gegara g konsen..
    hwaiting nulis trus ne unn *cium*
    kkk..ah comemntnya panjang tp ngelantur..
    mianhe unnie *pundung di kolong bareng yewook*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s