In My Dream Chapter 1 (FF Request)

Title:  In My Dream

Author :Lee hyora

Pairing: Yemin

Cast : Yesung,  Sungmin, Ryeowook, Kyuhyun, super junior

Rated: T

Genre: Romance, Friendship

Warning: Yaoi fanfiction. Typo. If you don’t like, don’t read.

Note: For Kyumin/Yewook/Kyuwook shipper sorry. It’s just a fanfiction.

***********

Udara pagi begitu dingin membuat seorang namja imut malas untuk melakukan apapun hari ini. Lebih memilih bergelung dengan selimut yang menutupi seluruh tubuhnya, hanya kepalanya yang dibiarkan tersembul keluar. Dieratkannya pelukan pada guling yang semalam ini terus dipeluk nya, mencoba untuk tetep berada di dunia mimpi, namun sayang suara-suara aneh nan bising terus saja mengusik telinganya. Memang bukan untuk pertama kalinya ini suara-suara itu dia dengar, tapi entah mengapa kali ini ia merasa  terganggu.

“Kyu… bisa tidak, kau berhenti main game? hyung ingin tidur….” Pinta namja imut itu dengan suara parau. Namja yang dipanggil nya Kyuhyun itu menarik fokusnya dari PSP dan melirik ke sumber suara yang memanggilnya tadi. Ia mendekatkan diri kepada namja imut yang dianggapnya namjachingunya itu.

“Sungmin hyung… kau mengigau ya?” Kyuhyun mencolek-colek bahu Sungmin yang masih terpejam, memastikan ia benar-benar masih tidur. Ini aneh, tadi ia mendengar Sungmin memintanya berhenti main game, tapi matanya masih tertutup sempurna. Dan sejak kapan Sungmin protes dengan suara-suara bising dari PSP Kyuhyun itu?

“Kyu… Sungmin-ah… Ayo bangun!” Teriak seseorang dibalik pintu kamar mereka. Suara berat yang begitu familiar di telinga Sungmin dan Kyuhyun.

“Ck, hyung,…. jangan menganggu, aku masih ingin main game…!” Sahut Kyuhyun tak suka acara main nya lagi-lagi terganggu. Ia sama sekali tak berniat mempersilahkan orang yang memanggilnya itu masuk kamarnya. Tapi nampaknya berbeda dengan Sungmin. Ia tersenyum simpul dalam tidurnya mendengar sayup-sayup suara bariton orang yang di balik pintu itu. Dalam hatinya ia berharap orang itu masuk ke dalam kamarnya.

Jantungnya melompat-lompat seperti kelinci yang keluar dari lubang persembunyiannya.

Ia menunggu.

1

2

3

Dan

Suara pintu terbuka dan langkah kaki orang itu membuat jantung Sungmin berdetak kencang. Ditariknya selimut berwarna pink-nya itu menutup wajahnya  panas dan memerah.

“Kenapa kau suka sekali masuk tanpa ijinku sih Hyung?” Gerutu Kyuhyun melihat orang yang membuat hati Sungmin berdetak tak karuan itu sudah berada di kamar mereka.

“Buat apa juga aku harus meminta ijin dulu padamu?” Balas namja berkepala besar itu. Tubuh dan kepalanya berputar mengelilingi kamar Kyuhyun dan Sungmin, tampak raut wajah herannya melihat keadaan kamar kedua dongsaeng nya itu. “Kenapa kamar kalian berantakan sekali?” Dipungutnya (?) sebuah bantal di lantai kamar itu dan melemparkannya ke tempat tidur Kyuhyun.

Kyuhyun menyeringai senang melihat Hyung nya yang satu itu tanpa perintahnya sudah membereskan barang-barangnya yang berserakan di lantai. “Hyung… itu baju ku jatuh tolong ambilkan. selimutku juga, itu… itu juga celana Sungmin hyung masih berantakan!”

“Yakk! kau, kenapa malah menyuruhku ini, itu! bereskan sendiri!” Sentak namja itu karna merasa dimanfaatkan, dilemparkannya semua benda yang tadi diambilnya ke badan Kyuhyn.

“Kau yang duluan melakukannya…” Kyuhyun akhirnya bangun dari duduknya dan mulai membenahi barang-barangnya sendiri.

“Kenapa Sungmin belum bangun juga,  apa dia sakit?” Namja itu tak menghiraukan omelan Kyuhyun, dan bergerak mendekati Sungmin yang masih tidur dengan damainya. Atau mungkin bisa dibilang pura-pura tidur. Jari-jari kecilnya nakal menyibak sebagian rambut blonde Sungmin yang tak tertata rapi. Telapak tangannya di tekankan pada kening Sungmin mencari tahu suhu badan namja imut itu, memastikan dia tidak sakit.

“Sungmin-ah… kenapa belum bangun? Hei… ini sudah pagi…” Lirih namja itu  sambil mengelus pipi chubby Sungmin. Sentuhan halus tangannya entah sejak kapan membuat tubuh Sungmin bergetar, seperti terkena sengatan listrik. Sungmin benar-benar takut membuka mata sekarang, takut melihat reaksi hyung nya itu jika mengetahui wajah nya yang bersemu merah.

“Jongwoon hyung… aku lelah… aku masih ingin tidur.” Ujar Sungmin senormal mungkin, tapi tidak tahu mengapa malah suaranya terdengar seperti sebuah rajukan.

“Ini bukan Sungmin yang hyung kenal. Sungmin yang biasanya akan bangun dengan cepat dan mengajak hyung berolah raga.” Yesung mencoba untuk memancing Sungmin agar mau bangun dan membuka mata.

Dia benar-benar hyung yang cerewet kan?

Tapi Kata-kata Yesung tadi memang sukses memaksa Sungmin membuka mata perlahan. Sungmin mengerjapkan matanya untuk menajamkan penglihatannya yang awalnya masih kabur. Dilihatnya Yesung tepat duduk disampingnya, tersenyum manis padanya.

Senyum seorang malaikat.

Itu lah cara Sungmin menggambarkan senyum Yesung. Senyum yang lagi-lagi membuat jantung Sungmin seolah akan lepas dari tempatnya.

“Ayo bangun…” Yesung menarik selimut yang menutupi tubuh dan tangan lemah Sungmin, membantunya berdiri. Dua orang ini kenapa terlihat begitu mesra di mata Kyuhyun yang sedari tadi mengawasi mereka, seperti menganggap di dunia ini hanya ada mereka berdua. Melihat pemandangan itu Kyuhyun merasa tidak suka.

Entahlah?

Bagaimanapun, Sungmin adalah namjachingu nya. Melihat itu semua Kyuhyun merasa ada yang salah dan tidak wajar sedang terjadi. Yang ia herankan, sejak kapan Sungmin manja pada Yesung?

Oke, garis bawahi kata MANJA itu!

Sungmin tak pernah menunjukkan sisi feminim nya pada seorang namja. Terlebih lagi di depan Yesung yang notabene pernah mengatai Sungmin yang terlalu girly.

Anehnya lagi, Yesung tak terusik dengan sikap Sungmin itu.

“Ayo hyung kita sarapan…” Kyunyun menarik paksa tangan Sungmin yang masih setengah sadar, menggandeng tangannya keluar dari kamar. Cemburu.

Yesung mengekor di belakang mereka dengan mata yang tetap fokus menatap punggung Sungmin.

Kyuhyun menguatkan genggamannya pada tangan Sungmin, meninggalkan tanda merah di tangan Sungmin. “Kyu… kau itu kenapa sih? lepaskan tangan hyung… hyung bisa jalan sendiri..”  Sungmin melepaskan tangannya dari genggaman Kyuhyun. “kau itu kenapa?”

“hanya ingin memaksa hyung untuk sarapan, kemarin malam kan hyung belum makan, aku tidak mau hyung sakit… kalau hyung sakit, aku yang repot…” Susah payah Kyuhyun mencari alasan menutupi kecemburuannya tadi. Dia pintar bukan mencari alasan?

“Aishh… Ne, ne, hyung akan makan…” Sungmin berjalan melewati Kyuhyun, mendahuluinya ke ruang makan. Tampak disana Eunhyuk sudah menunggu untuk sarapan bersama.

“Kalian lama sekali… aku sudah kelaparan…” Eunhyuk yang tidak bisa sabar menunggu yang lainnya untuk sarapan, langsung mencomot(?) apa saja yang ada di meja makan saat melihat kedatangan Kyuhyun dan Sungmin.

Sungmin dan Kyuhyun yang bersiap duduk untuk ikut sarapan, menghentikan kegiatan mereka yang sedang menarik kursi ketika suara langkah kaki tiba-tiba terdengar. Seorang namja kecil berlarian dengan senang ke arah mereka. Ia memeluk Kyuhyun dan Sungmin bergantian.

“Yak… jangan peluk aku!” Sentak Kyuhyun memukul lengan namja kecil itu. “Appo.. sakit Kyu, dasar bodoh!” Namja itu balas memukul kepala Kyuhyun pelan.

“Ryeowook-ah… kau itu kenapa bisa seceria itu? padahal kita baru pulang kan jam 3 tadi…” Heran Sungmin, ia menggeleng-gelengkan kepala karna tingkah Ryeowook.

“Hehe… aku sedang senang hari ini hyung…” Jawab Ryeowook girang. “Dimana Yesung hyung?” Ryeowook melepaskan apitan tangannya di lengan Sungmin dan menoleh kebelakang mencari Yesung. Ryeowook langsung berlari lagi menghampiri Yesung saat matanya menangkap sosok Yesung yang sedang berjalan ke arah ruang makan dan memeluknya seperti lama tak bertemu,

“Hyung… bogoshipo…” Ryeowook bergelayutan manja pada namja yang 3 tahun lebih tua darinya itu. Yesung juga suka setiap Ryeowook manja seperti itu, dicubitnya pipi Ryeowook gemas.

“Bukannya baru semalam kita ketemu Ryeowook-ah, kau ini…” Yesung merangkul Ryeowook mengajaknya ke meja makan.

Sungmin yang di tinggalkan Ryeowook tadi reflek ikut memutar tubuhnya untuk melihat kemesraan mereka. Tanpa perintah otaknya, tangannya bergerak begitu saja memegangi dadanya yang perih.

‘Kenapa ini? kenapa rasanya sakit disini, bahkan melihat Kyuhyun dipeluk Ryeowook tadi rasanya tak begini? Bukankah wajar kalau Ryeowook mesra dengan Jongwoon hyung? Mereka kan sepasang kekasih?’ Sungmin terus membatin dalam hatinya.

Sebisa mungkin ia menghilangkan pikirannya yang aneh itu.

“Yaaa!! Jangan bermesraan terus, kalian ini apa tidak lapar??” Sungut Eunhyuk kesal, sebagai bukti kekesalan nya ia mulai mengambil beberapa makanan milik ke empat orang itu. Hanya dia yang tak bersama couple nya pagi ini. Melihat dua couple itu Eunhyuk jadi merindukan Donghae, sayang namjachingunya itu sibuk syuting untuk drama terbarunya. Kali ini Sungmin harus berterima kasih pada Eunhyuk yang sukses membuat Yesung dan Ryeowook berhenti bermesraan lagi.

“Aissh.. hyung menyebalkan! bilang saja kalau kau iri!” Ujar Ryeowook tak terima acara bermanja-manjanya di ganggu.

“Sudahlah chagi, ayo duduk, kita makan…” Bujuk Yesung menenangkan Ryeowook, tapi matanya tak lepas menatap Sungmin yang juga sedang menatapnya sedari tadi. Sungmin menunduk tak ingin bertemu pandang dengan Yesung.

Kini ke empat orang yang ditunggu Eunhyuk akhirnya duduk di kursi masing-masing. Ryeowook dan Kyuhyun selalu saja sibuk berebut kursi, sedangkan Sungmin sudah duduk manis di depan Eunhyuk, Yesung yang tak dapat tempat duduk disamping Ryeowook karna tempatnya diduduki Kyuhyun, harus berputar dan duduk disebelah Sungmin.

Sungmin terus diam selama sarapan bersama itu berlangsung, hanya sesekali memperhatikan Kyuhyun dan Ryeowook yang tak bisa berhenti berdebat.

“kau harus makan sayuran Kyuhyunnie…!” Ryeowook mulai jahil memasukkan sayuran ke mangkuk Kyuhyun. Kyuhyun yang tak suka sayuran langsung saja membalas perbuatan Ryeowok yang dianggapnya tak menyenangkan itu. Ia menyuapi Ryeowook sesendok besar nasi, menjejelai mulut Ryeowook yang sudah penuh makanan sebelumnya.

“Kau juga harus makan yang banyak Ryeowook-ah… kau kan pendek, haha…!!”

“Ya!!kau ingin membunuhku ya?! Ryeoowook berdiri menghindari Kyuhyun, tapi Kyuhyun malah mengejarnya. Akhirnya pertengkaran antara Kyuhyun dan Ryeowook tak dapat terelakkan lagi.

As always. Dorm akan mulai rame kalau mereka berdua sudah bertingkah. Mereka terus saja saling serang dengan makanan di tangan mereka masing-masing.

Diam-diam Yesung memandangi wajah Sungmin yang menatap datar ke arah Ryeowook dan Kyuhyun yang tak bisa diam itu. Dia ingin sekali mendengar suara Sungmin, tapi dia tidak tahu bagaimana cara memancing Sungmin untuk berbicara.

Kenapa Sungmin terus diam? Apa dia tidak suka melihat Ryeowook sedekat itu dengan Kyuhyun? pikir Yesung.

Ia jadi ikut melihat ke arah Ryeowook dan Kyuhyun, meski sedikit cemburu, Yesung berusaha memaklumi kedekatan Ryeowook dan Kyuhyun itu. Ia tahu Ryeowook dan Kyuhyun dekat karna mereka bersahabat.

Apa Sungmin berpikiran lain tentang mereka, ahh.. seharusnya tidak! Yesung berdialog lagi dengan dirinya sendiri.

“Sungmin-ah… makan ini, supaya anemia mu tidak kambuh lagi.” Yesung memberikan Sungmin seiris daging galbi ke mangkuk Sungmin. Sungmin hanya menganguk menerimanya. Dia kehilangan selera makannya pagi ini, tak tahu karna apa.

Pikirannya melayang keman-mana.

Yesung yang menyadarinya sebisa mungkin mengajak Sungmin bicara agar Sungmin tidak berpikir yang tidak-tidak dengan kelakuan autis Kyuhyun dan Ryeowook. Berusaha membuat Sungmin mengerti, dan menunjukkan perhatiannya pada Sungmin yang tanpa ia sadari mulai disayanginya lebih dari sekedar dongsaeng itu.

**********

Semilir angin sore bertiup pelan menerpa wajah namja imut itu. Membuainya. Ia tersenyum kecut mengingat kejadian pagi itu, kejadian yang entah mengapa meninggalkan bekas luka di hatinya. Namja itu termenung duduk di sebuah sofa di ruang tengah yang menghadap ke sebuah kaca besar, membuatnya leluasa melihat pemandangan di luar. Dia benci saat tidak mengerjakan sesuatu seperti ini, ia lebih suka mendapatkan schedule yang banyak dan harus bekerja dari pagi hingga pagi lagi, setidaknya itu bisa menghindarkan otaknya berpikiran yang tidak-tidak. Ia menggigit bibir bawah dan mengembungkan pipinya bersamaan, mood-nya sedang tidak bagus sekarang, kalau bisa di bilang mood-nya berada di level terbawah.

“Sungmin-ah…” Seseorang menyapanya lembut. Dan lagi suara itu membuatnya terlonjak kaget. Sungmin kini menatap orang yang memanggilnya dengan perasaan yang tak karuan. Orang itu jug mengambil tempat tepat di samping Sungmin dan duduk disana.

“Jongwoon hyung… kau sudah pulang? bagaimana tadi di cafe?”

“Selalu ramai dan melelahkan…” Yesung menyandarkan kepalanya di sandaran sofa dan tersenyum manis pada Sungmin. Senyum yang sukses membuat membuat paru-paru Sungmin terasa kering.

“Kau pasti sangat lelah, diantara schedule kita yang penuh itu, kau masih saja membantu Eomma dan Jongjin bekerja di cafe…” Tanpa diminta tangan Sungmin sudah membawa tangan Yesung ke atas pangkuannya dan memijatnya pelan.

“Kapan Suju M comeback?” Tanya Yesung tiba-tiba, matanya tertutup menikmati pijatan pelan di lengannya.

“Mungkin akhir oktober ini hyung… waeyo?

“Aku akan mulai sendirian lagi nanti. aku tidak suka sendirian….” Yesung menekuk wajahnya sedih. Semua orang tahu, Yesung memang tidak suka ditinggal sendirian. “Dulu saat Ryeowook dan Kyuhyun harus pergi ke China, aku masih memilikimu dan Eunhyuk untuk menemaniku. sekarang, kalian berdua malah ikut-ikutan pergi…”

Ya. Dulu saat ia di tinggal Ryeowook untuk promosi di china, Sungmin lah yang akan menemaninya. Bahkan ikut tidur dikamar nya. Sungmin juga senang saat ia tidur sekamar dengan hyung nya yang satu ini. Mungkin orang pikir itu aneh, tentu saja karna sifat mereka yang berbeda. Tak banyak yang tahu bahwa sebenarnya mereka sedekat itu. Nyata nya, mereka selalu nyambung membicarakan banyak hal, mulai dari drama, musik, semuanya habis mereka bahas. Dan itu menyenangkan, pikir Sungmin, ia merindukan hari-hari itu.

“Bukankah KRY akan lebih dulu comeback? aku juga akan sendirian, karna kedua magnae itu bersamamu….” Sahut Sungmin membalas pernyataan Yesung tadi dengan suara yang dibuat sedih. Yesung membuka mata karnanya dan menatap Sungmin dalam, tapi sedetik kemudian ia menautkan kedua alisnya.

“Kapan kau sendiri? kau selalu ada diantara kami, bahkan jika kami harus pergi ke Jepang untuk konser, kau juga ikut…!” Yesung membuang muka menatap jalan. “Kau selalu ada di semua sub-grup…”

“Kekeke… hyung tidak iri kan denganku?” Goda Sungmin, mencolek-colek pinggang Yesung, mengelitiki nya. Yesung yang gampang sekali geli itu, menarik diri, dan memukul puncak kepala Sungmin. “Yak!! geli… aissh. Sejak kapan kau nakal seperti ini?”

Sungmin malah terkikik karna berhasil menjahili Yesung. Baginya wajah Yesung saat kesal itu lucu. “kau lucu Hyung.. kekeke…”

Tawa Sungmin begitu khas di telinga Yesung. Yesung suka itu.

Yesung terdiam melihat tawa Sungmin dan kembali tersenyum, walau akhirnya ia cemberut lagi. “Kau benar, hyung iri padamu… Disini akulah vocalist utama nomor satu, tapi kenapa suaramu yang yang ada di setiap album Super Junior… sungguh tidak adil!”

“Hahaha.. hyung, kau ini… kau minta saja di masukkan ke dalam Suju M juga…”

“Ani… Suju M sudah cukup memiliki member yang bahasa mandarinnya sangat buruk…” Yesung balas menyindir Sungmin. Di Super Junior M,  kemampuan bahasa Sungmin lah yang tidak begitu bagus.

“Hyung… kau tahu, itu kelemahanku… andai ada sub grup di Jepang, bahasa jepang ku lah yang paling bagus.” Bangga Sungmin. “Ah.. hyung, kalau nanti ada sub grup Jepang, aku ingin melakukannya denganmu…”

Kata-kata terakhir Sungmin itu entah mengapa membuat Yesung kembali bersemangat. Bukankah mereka member dengan fans Jepang terbanyak. Dan bahasa Jepang Yesung juga bagus, ya… kalau ini dia sendiri yang mengatakannya. Dia juga melakukannya dengan Sungmin. Mungkin itulah bagian yang menarik baginya, bisa bersama Sungmin.

“Aku juga ingin melakukannya denganmu…” Yesung tersenyum. “Pasti menyenangkan kalau hanya kita berdua saja…” Khayal Yesung. Dia bahkan tak sadar mengucapkan kata-kata itu.

“kita? Berdua saja?” Ekspresi Sungmin berubah kaget.

“Eh, haha.. ya, yang lain kan tidak punya fans sebanyak kita berdua di jepang… hehe…” Yesung tercengir menutupi ke-babo-an nya.

“Ohh, haha.. hyung, kau ada-ada saja… tapi kata “kita berdua” itu bagus juga…!” Sungmin mulai terbawa dengan khyalan Yesung tadi. Senyum muncul di wajahnya, membuat pipi chubby nya semakin terlihat jelas.

Yesung menatap Sungmin, begitu juga sebaliknya.

Setelah lelah tertawa dan berkhyal berdua, Sungmin kembali diam. Satu yang dipikirkannya, mengapa ia selalu bisa berubah ceria jika berada di dekat Yesung, padahal seharian ini dia menyatakan bahwa mood nya sangat jelek. Hanya melihat senyum Yesung, ia merasa tak sendiri, dan merasa di kuatkan. Dia ingin terus begini berdua dengan Yesung.

Sungmin ingin sekali memeluk Yesung. Bersandar pada hyung yang lebih tua darinya itu. Ia ingin bermanja-manja saat ini, jika bersama Kyuhyun, dia tidak mungkin melakukan itu. Dialah yang harus bersikap dewasa.

Tapi lain lagi kan jika ia bersama Yesung.

“hyung… bolehkah aku memelukmu?” Tanya Sungmin malu-malu. Lebih ke arah takut sebenarnya. Tapi keinginan nya tak dapat lagi di bendung.

“Kemarilah…” Tanpa merasa keberatan sedikitpun, Yesung menjulurkan tangan meraih belakang kepala Sungmin, membawanya untuk ia peluk. Ia membaringkan kepala Sungmin di atas pangkuannya, dengan pelan membelai rambut Sungmin. Dalam buaian kelembutan Yesung ia tertidur di pangkuan namja bermata sipit itu. Ia merasakan jiwanya tenang, ia ingin terus begini.

*********

Yesung dan Ryeowook terus berputar-putar mengelilingi pusat perbelanjaan. Mereka terus saja keluar masuk ke setiap distro, keluar, masuk lagi, keluar lagi, begitu seterusnya.

“Hyung… kau membuat sendi-sendi ku retak…” Keluh Ryeowook. Awalnya Ryeowook malas untuk pergi, apalagi dengan Yesung. Dia menerima ajakan Yesung hanya karna ingin menyenangkan namja itu. Bagaimana mungkin dia tidak pernah menemani Yesung melakukan hobi nya ini, sedangkan Sungmin, Leeteuk dan Shindong selalu siap menemani namjachingu nya itu.

Ryeowook menarik nafas, menghentikan langkah kaki nya yang sudah lelah. Yesung yang menyadari Ryeowook tak mengikutinya, celingukan mencari Ryeowook.

“Kenapa berhenti… apa kau sudah lelah?”

“Kau tak mendengarkan ku ya hyung? semua tulangku rasanya mau copot…”

“Padahal kalau Sungmin yang menemaniku dia tidak pernah mengeluh…”

“Dia tidak mengeluh di depanmu, tapi di mengatakannya padaku…” Sewot Ryeowook. Merasa tidak senang dibanding-bandingkan dengan Sungmin dalam keadaan seperti ini. Ia mendelik pada Yesung, mempoutkan bibirnya.

“Benarkah dia mengatakan itu pada mu?” Tanya Yesung penasaran.

“Hmm… eh, hyung.. lihat jam itu! kyeopta!!!” Ryeowook berubah semangat saat melihat sebuah jam tangan di pajang di etalase sebuah toko. “Ommo.. aku mau itu hyung!” Tunjuk Ryeowook girang. Ia melangkahkan kaki masuk ke toko itu.

Yesung mengekor di belakang dengan ekpresi yang ingin mengatakan, ‘cepat sekali dia berubah…’

“Hyung… bukan kah ini bagus?” Ryeowook memperlihatkan jam yang disukai nya pada Yesung yang sudah berdiri di sampingnya.

“Joayo… bagus!” Yesung memuji jam itu tapi pandangannya melihat ke tempat lain. “ah! liat ini, ini coock untuk Sungmin. Bahkan ada yang berwarna pink!” Mata Yesung berbinar karna menemukan benda yang bagus untuk Sungmin.

“Hyung… yang punya ku bagus tidak?”

“Bagus. Bagus! aku akan membelikan ini untuk Sungmin!” Yesung meminta penjaga toko itu mengambilkan jam yang dia mau. Menyadari Ryeowook menatapnya, Yesung balik menatap Ryeowook.

“waeyo? ah.. kau mau jam itu kan? hyung akan membelikannya juga…”

“Tidak jadi, aku tidak suka!” Balas Ryeowook malas. Ryeowook heran, kenapa seharian ini nama Sungmin meluncur dari bibir Yesung. Dia tahu. Sangat tahu, mungkin karna ini efek Sungmin yang terlalu sering menemani Yesung jika pergi belanja.

Yesung juga memang tipe orang yang akan selalu mengingat semua member jika sedang belanja. Tak jarang dia membelikan barang-barang yang sekiranya member lain suka. Tapi ini berlebihan. Sampai-sampai Yesung cuek padanya.

“Kenapa tidak jadi?” Kedua alis Yesung bertaut bingung. Ryeowook terlalu dikendalikan mood hari ini, sebentar-sebantar bilang suka, sekarang tidak suka. “Mungkin ini karna kau lelah.. baiklah, kajja… kita pulang saja. Sungmin pasti sudah menunggu mu…!” Sekali lagi. Nama Sungmin keluar dari mulut Yesung.

Yesung menggandeng tangan Ryeowook keluar dari toko itu, mengajaknya pulang dengan semangat. Tidak sabar memberikan benda yang khusus di belinya untuk Sungmin. Sedang Ryeowook melengos kesal. Ia berharap setidaknya tadi Yesung membujuknya dan membelikan jam itu.

Tapi ini, Yesung malah mengajaknya pulang tanpa perasaan bersalah.

Di mobil, selama perjalanan menuju dorm, Yesung tak henti-hentinya bersiul. Hanya sesekali mengobrol dengan Ryeowook yang kehilangan semangatnya. Ryeowook berkali-kali menguap karna mengantuk, harapannya bisa bersenang-senang dengan Yesung tak ia dapat.

Dia sendiri merasa aneh, kenapa tidak suka atas perhatian Yesung pada Sungmin yang begitu jelas ia lihat akhir-akhir ini.

“Kajja.. kita turun!” Akhirnya setelah memakan waktu tidak begitu lama mereka sampai di dorm. Dari arah tangga keluar dari dorm mereka, muncul Sungmin yang sudah menunggu Ryeowook.

“Kenapa lama sekali?” Sungmin berkacak pinggang melihat Ryeowook yang baru menutup pintu mobil. Ia sudah lama menunggu Ryeowook untuk pergi ke sukira.

“Tanyakan saja pada Yesung hyung…”

“Mianhaeyo Sungmin-ah… hyung terlalu asyik belanja…” Yesung menjelaskan. Ia kini berdiri di depan Sungmin memperlihatkan semua kantung belanjaan nya.

“Hmm.. hyung, kau selalu saja lupa waktu kalau sudah belanja…” Sungmin menggeleng-gelengkan kepala heran.

“Mianhae…”

“Katakan itu pada Ryeowook, dia pasti lelah menemanimu seharian…” Perintah Sungmin asal. Tapi Yesung menurutinya.

“Mianhae Ryeowook-ah…” Yesung menoleh ke belakang menghadap Ryeowook yang sedang bersandar di mobil karna lelah. Tampak ekspresi menyesal di wajah Yesung.

Sebenarnya siapa namjachingu siapa disini?

“Gwenchana… aku memaafkanmu kali ini hyung, karna kau orang yang kucintai.” Ryeowook melambaikan tangan tanda ia memaklumi kebiasaan Yesung yang satu itu.

Deg.

Raut wajah Sungmin menegang mendengar kata-kata Ryeowook. Dia berusaha menyembunyikannya dengan memasang topi dan berjalan menuduk melewati Yesung.

“Aku pergi hyung. Kajja Ryeowook-ah…”

“Camkkanman…” Yesung mecegat langkah Sungmin. Ia menarik tangan kiri Sungmin, memasangkan jam yang di belinya disana.

“Apa ini?” Sungmin terkejut dengan pemberian Yesung. Sebuah jam tangan yang sepertinya sangat mahal kini terpasang di pergelangan tangannya. Apa maksud Yesung memberikan jam itu?

“Aku sengaja memberikanmu ini… supaya kau tahu waktu dan cepat pulang ke dorm setiap kau selesai menyelesaikan schedule mu. jangan pernah kau lepaskan ne!” Ujar Yesung yang terdengar seperti ancaman. Sungmin memperhatikan benda itu, jam yang cantik, bahkan warna nya adalah warna kesukaannya. Sungmin menatap Yesung.

‘Bukan nya dia benci kebiasaanku yang terlalu menyukai warna pink?’ Batin Sungmin.

“Gomawo hyung… “

“Cheonmaneyo… pergilah. Ingat untuk berhati-hati dan cepat pulang Sungmin-ah.” Yesung menepuk pundak Sungmin, mengijinkan namja itu pergi sekarang. Sungmin dan Ryeowook masih melihat Yesung yang berjalan masuk ke dalam dorm.

Sungmin terus tersenyum sembari mengelus jam tangan baru nya itu. Berbeda dengan Ryeowook yang mulai jengah dengan perhatian Yesung pada Sungmin.

Kenapa Yesung hanya meminta Sungmin untuk hati-hati dan cepat pulang?

Bukan pada nya yang jelas-jelas namjachingu nya.

Aish.

Ryeowook berusaha tidak berpikir macam-macam dan menganggap hal yang dilakukan Yesung adalah wajar. Sungmin membuka pintu mobil, masuk ke dalamnya dengan perasaan membuncah yang sulit ia jelaskan. Ryeowook masih berdiri di luar dengan perasaan yang gamang. Ia menunggu Yesung melihatnya sebelum pergi.

Tapi itu tidak terjadi.

Akhirnya ia masuk ke dalam mobil lesu.

“Kajja…!” Sungmin menghidupkan mesin mobil dan melajukan nya semangat. ^^

‘aku akan cepat pulang untuk mu hyung…’

********

Yesung berkali-kali melewati kamar Sungmin dan Kyuhyun setiap kali hendak ke dapur. Dan mungkin ini yang ke sekian kali juga ia menatap daun pintu kamar itu. Ia berdiri disana sambil terus menimang-nimang apakah ia harus masuk ke kamar itu. Beberapa hari tak melihat Sungmin membuatnya tersiksa. Tapi ia juga tak bisa begitu saja memafkan Sungmin dan bertemu dengannya.

“Aishh.. kenapa jadi seperti ini?” Yesung meminum segelas air menghilangkan dahaga. “Menyebalkan…!”

“Kau kenapa hyung?” Tiba-tiba saja Eunhyuk sudah berdiri disamping Yesung dan juga meminum air putih. Sejak kemarain ia memperhatikan aksi marah-marah hyung bermata sipitnya itu.

“Gwenchana… tidak ada apa-apa.”

“Jinjayo? tapi kau tidak seperti biasanya hyung. kau aneh…!”

“Bukannya setiap hari kau selalau mengatai ku aneh?!” Sungut Yesung. Entah kenapa dia malah memarahi Eunhyuk yang tak berdosa.

“Ya! kenapa marah-marah padaku juga? Kalau kau bertengkar dengan Ryeowook, jangan jadikan aku sebagai pelampiasan!” Eunhyuk tidak kalah galak dari Yesung. Ia meletekakan gelas air minumnya tadi kasar.

“mwo?”

Ryeowook?

“Kenapa tiba-tiba kau menyebut nama nya?”

“Lalu kalau bukan karna bocah itu, karna apa? karna siapa? Aku? apa salahku? atau Kyuhyun atau Sungmin?!”

“Jangan sebut nama itu lagi!” Yesung mengeram kesal setiap kali mendengar nama Sungmin tanpa sadar. Ia langsung membungkam mulutnya sendiri mendengar apa yang diucapkannya.

“Nuguya? kau marah pada siapa? siapa hyung…?” Eunhyuk penasaran, ada dua member yang disebutkan nya tadi. Dan secara tak langsung Yesung memberitahu kalau ada diantara mereka yang menjadi penyebab amarah Yesung.

“Aishh… bukan siapa-siapa. jangan ganggu aku, jangan masuk kamarku!” Peringat Yesung. Ia sendiri kelabakan menutupi semuanya. Akan sangat lucu kalau Eunhyuk tahu apa alasan ia marah pada Sungmin.

“Ya.. hyung, kenapa malah pergi?ck… orang itu, selalu saja bersikap aneh. sampai kapanpun aku juga takkan mau masuk kamarmu hyung…!”

————-

Sungmin duduk bersandar di tempat tidur dengan memegang sebuah gitar yang di pangku nya. Ia memetik senar gitarnya tanpa antusias sama sekali. Tubuh nya memang ada di kamarnya, tapi tidak dengan pikirannya. Banyak hal yang terjadi padanya beberapa minggu terakhir ini, dan selalu berkaitan dengan Yesung.

Sungmin ingat bagaimana Yesung melindunginya dari beberapa fans yang sedikit “gila”. Saat mereka harus tampil di salah satu stasiun Tv yang menayangkan comebcak stage mereka, beberapa fans “gila” itu berusaha untuk menyentuhnya, bahkan yang lebih tragis, mereka mencakar tangan Sungmin. Mungkin mereka tidak sengaja. Sungmin masih membela mereka di depan orang banyak.

Walau Sungmin sudah berusaha menghindar dengan tersenyum dan bersikap sopan pada mereka, tetap saja hal itu terjadi saat itu. Dan Yesung yang melihatnya, dan berada di dekat Sungmin saat itu refleks melindunginya dan menasihati beberapa fans agar tak mengganggu Sungmin. Tapi sikap Sungmin yang manis kepada fans justru mengundang keinginan fans-fans nya itu berbuat lebih padanya, dan disini Yesung lah yang terlihat seperti monster karna sikap galak nya yang muncul karna melindungi Sungmin.

Sejak kejadian itu Yesung menjauhi Sungmin. Alasannya karna dia kesal pada Sungmin.

“Yesung hyung babo… kenapa malah marah padaku? padahal aku korban disini.” Sungmin mendengus kesal. Diraba nya luka di tangan bekas cakaran fans nya itu. Mood Sungmin benar-benar buruk setelahnya. Fans Super junior yang lain bahkan menyadarinya. Ia jadi jarang tersenyum.

Sungmin kembali memetik senar gitarnya, memainkan sebuah lagu yang pernah ia nyanyikan dengan Yesung dulu.

don’t cry, who are you searching for?
your little and slender eyes that watched me
because you’re full of fear, you were shaking, right?
this day I knew love, right?
you’re carefully approaching me
carefully I’m approaching you
you, who is still small and soft, are worried
I will lay love in your two eyes
now we go to meet*

TBC…

NB:

*) Lagu duet Yesung dan Sungmin “Now we Go To Meet” ^^

Udah panjang banget, tapi masih aja ada kata TBC muncul, kekek… awalnya mau jadi oneshoot malah gagal..#lagi

buat dua unnie yang minta dibuatin FF Yemin, mian.. ff nya gaje dan gak mutu..

tapi jangan lupa di koment ya?huhu… #Bow… Gomawo. =)

32 thoughts on “In My Dream Chapter 1 (FF Request)

  1. Hhahaha…ff mu lucu n ada sedih’a juga eonnie…
    Itu 2 appa q knpa pda hianatin namjacingu mereka…
    Tuh jg aq lucu denger jangtung yg melompat” kayak kelinci #emang bisa eonn….hhehe
    yeppa q bae bgt ya sma umin appa smpe dbeliin jam sgala nah wook’a gga…
    Haisss knpa dsetiap ff qm sllu nyiksa suami mu eonnie??? Klo udh bosen sini oper ke aq ajja aq siap nerima wookppa qoo lahir batin….wkwk
    pko’a ditunggu chap slnjut’a eonn…aza aza fighting eonnie😀

    1. ini ff edsi selingkuh, sprti dua appa mu yg akhirny pilh slingkhuin umma mu,kk..
      Hhaha..biarin wook aq siksa, sapa suruh g plg2 dr liburanny,kkk…
      iya yesung emg baik bgt ma ming, iaq jg mau dbliin jam ma yeppa,#matre
      Ne…dtggu ja mood bt lanjtin ff ny,soalny kykny jlk,huhu..

  2. eonnieeaaaaa…..
    Yemin yaaa….jrang ad yg bkin pair yemin..tpi klo udah eon yg bkin TOP BGT dachhh…
    Smoga…perselingkuhan di sini tdk menyakiti kyuwook…atau memang eon mo siksa kyuwook jga di sini…hiks hiks hiks….ku slalu dilema klo bca ff eon..tapi pnasaran klo gk di bca…bis eon suka bgt nyiksa kyuwook…hiks hiks #pluk leeteuk oppa^^
    Eonnieaaa…di tunggu chap selanjutnya…:)

  3. eonnieeaaaaa…..
    Yemin yaaa….jrang ad yg bkin pair yemin..tpi klo udah eon yg bkin TOP BGT dachhh…
    Smoga…perselingkuhan di sini tdk menyakiti kyuwook…atau memang eon mo siksa kyuwook jga di sini…hiks hiks hiks….ku slalu dilema klo bca ff eon..tapi pnasaran klo gk di bca…bis eon suka bgt nyiksa kyuwook…hiks hiks #pluk leeteuk oppa^^
    Eonnieaaa…di tunggu chap selanjutnya…:))

    1. huum yemin, requestnya mia unnie,kk…
      amin, smoga yemin slingkuhny dblkg kyuwook ja spy g nykitin kyuwook…#plak,kk…

      fokusku dsne yemin kok saengie, jd sbisa mgkin cm nyksa yemin, bkn kyuwook…ksian dsiksa trs…#dijitak yemin.
      oke..oke, tggu lnjutannya ne

  4. Bahkan YeMin udah pernah duet, trus KyuWook kapan dong duet? *envyBerat* Huft…
    Itu Yesung marah kenapa sama Sungmin?
    Haha…Yesung babo, kenapa yang diingat malah Sungmin bukannya Wook yang nemenin belanja…kkk, poor Wook #pelukWook
    Tapi Yeye manis banget deh…beliin jam buat Ming.
    Q ga ngebayangin perasaannya Kyu ma Wook yang nganggap Ming dan Ye sebagai namjachingunya, kalau tau YeMin suka2an.
    Tapi sebenarnya Ye ma Min tu mang pacaran atau nganggap Wook ma Kyu tu namjachingunya enggak sih disini?

  5. iya tuh unn, kpn kyuwook duet…huks, lagu yemin itu bgus lho unn.. nyntuh bgt kta2ny, mrip ma cinta yemin dsne,kk…

    unnie ja yg blinn wook jam, ksih yg besarsklian unn…#plak, #dijitk wook.
    Yeminnya blm sdr klo slg suka, yemin jg msh namjachinguny kyuwook,bgg kan?kk…
    let it flow unn…

  6. akhirnya ff ni datang jg.kekeke…#lirik kanan kiri,moga2 aman #plak.haha..

    ni slain yemin,kyuwook nyempil juga yach???lucu ngeliat mreka ribut gitu.hoho…tp kyu sayang bgt tu ma ming,wook jg sayang bgt ma yesung.gimana cara misahinnya??#buagh.kkk…

    ayo lanjutkan hyoraaaa,q pnasaran.tu yemin masa iya mo malu2 tikus gt mulu.hihihi…

    1. #ikut lirik kanna, mang ada apa unn?kk.. aq tkut ada yg ngebash.. ntr klo ada yg ngebash aq, unnie ma mia unnie yg tgg jwb,kkk…

      Aq gbs bt ff yg wook ny gak nympil,huhu…
      bntuin mkir cra misahin kyuwook ma yemin dong..#plak.

  7. omo akhirnya nemu juga ff yemin ^^ jarang jarang nemu ff yemin ._. walau saya kms,ffnya seru rame lanjutkan pokoknya.
    ya!siapa yg berani mencakar umin?saya bales cakar nih *ambil posisi* hehehe
    update kilat ya thor^^~

  8. Keren!!! ^^
    baca nich ff sperti pengeluaran imajinasi dr alasan sungmin yang sering bilang kalo dia merasa canggung sama yesung..
    hehe ^^

  9. wah ad ff dgn pairing yg gak biasa niih.. biasa.y kan sungmin aama wookie.. kyuhyun ama yesung .. aquuu kyusung shipper lohh.. #gak nanya
    tpii ff.y bgus kok..

  10. fiuuh,, akhir ny nemu ff yg pair yemin…
    Susah nyari ny, bhkan sempat nyasar pas nyari ff pair yemin gara” d ksih alamat pLsu ma ayu ting”*Loh?? o.O*
    oh ya eon, chap 2 ny d protect ya?? Boleh mnta PW ny??

  11. Anyeong, aku reader nhasar yg lg nyari ff yemin dan kecantol ff author😀
    Sweet bgt ff nya thor daebak (y)
    Mau pw yg ch.2 ya😉
    Gomawo

  12. annyeong author, aku reader baru🙂 salam kenal
    wah, ada ff YeMin… Sungmin jadi manja gitu sama Yesung. so sweet deh mereka.

    min aku minta pw yg part 2 dan 4 dong…

  13. Annyeong.. Q reader baru..🙂 awal’a cuma iseng” nyari ff yemin.. Eh.. Ketemu ff ni..😛 Bleh minta pw’a..??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s